> Do'a yang tidak tertolak adalah ketika waktu engkau berbuka. berdasarkan hadits dari Abu Hurairah RA bahwasanya Nabi Muhammad SAW bersabda :Tiga orang yang tidak akan ditolak do'anya : orang yang puasa ketika berbuka, Imam yang adil dan do'anya orang yang didhalimi" (HR Tirmidzi (2528), Ibnu Majah (1752), Ibnu Hibban (2407)
> "Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut Nama) Allah dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang" (QS. Al-Ahzaab : 41-42).
> Sesiapa yang menghidupkan malam Ramadlan dengan penuh keimanan dan mengharapkan ganjaran dari Allah diampunkan dosa-dosanya yang lalu. (Al-Bukhari)
> Dan Allah memuji orang-orang yang beristighfar diwaktu sahur : (yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur. (QS. Ali Imron 17)
> Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. (QS Al-A'raaf: 205)
Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa di bulan Ramadlan televisi (terutama di Indonesia) marak untuk menyuguhkan tayangan2 yang berkedok islami, mulai dari waktu sahur hingga selesai waktu shalat tarawih. acara2 yang hanya menyuguhkan hiburan belaka yang melalaikan dari mengingat Allah, padalah kita di perintahkan Allah untuk banyak mengingat Allah pada Bulan Ramadlan.
Mulai sahur kita disuguhi dengan hiburan, candaan dan gurauan yang tak jarang dengan menggunakan perkataan yang kotor dan hinaan, padahal di waktu sahur Allah membukakan pintu ampunan bagi orang2 yang memohon ampun, menangis menyesali semua perbuatan buruknya dan dosanya. tetapi acara TV di waktu sahur melalaikan dari mengingat Allah hingga tidak mendapati Allah dalam ampunanNya.
Dan Acara2 diwaktu dhuha, dimana Allah menjanjikan akan memenuhi kebutuhan kita dalam hari itu jika kita beribadah (shalat) diwaktu dhuha, tetapi TV malah menyajikan gosip, fitnah dan gunjingan.
"dan janganlah kamu mengintai-intai dan janganlah sebagian dari kamu mengumpat sebagian yang lain; apakah suka seseorang dari kamu memakan daging bangkai saudaranya? Tentu kamu akan merasa jijik kepadanya. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah itu Pengampun, Penyayang." (Qs. al-Hujurat 49:12)
Acara gosip juga disuguhkan pada waktu sore, padahal Allah memerintakan kita untuk banyak mengingat-Nya diwaktu pagi dan sore. lalu acara diwaktu berbuka, lagi2 disuguhkan dengan acara candaan dan gurauan dan atau acara sinetron murahan yang sama sekali tidak mendidik umat. sinetron yang berkedok islami, tetapi isinya mengajarkan untuk memfitnah, suuzhon pada sesama muslim, menghardik anak, berselingkuh dan perbuatan maksiat remaja lainnya. padahal do'a orang2 ketika berbuka, akan dijawab dan dikabulkan oleh Allah. tetapi kita dilalaikan dengan gurauan dan sinetron murahan.
di malam harinya TV masih lagi menyajikan sinetron murahannya dan film-film yang tidak mendidik. padahal kita diperintahkan untuk mengidupkan malam2 Ramadlan.
Dari keterangan diatas, diketahui sisi negatif tayangan TV saat Ramadlan dan keutamaan - keutamaan di bulan Ramadlan yang penuh berkah ini. maka mari kita isi Ramadlan ini dengan dengan menyibukan diri untuk beribadah dan mengabdi mengharap rahmat, berkah dan ampunan dari Allah. dan mari kita tinggalkan perbuatan yang sia-sia dibulan Ramadlan ini, yaitu salah satunya meninggalkan menonton televisi.
Saudaraku, mari kita tinggalkan TV, lalu kita sibukan diri untuk mengabdi pada Allah SWT dan mengharap Rahmat, Ampunan dan Ridho-Nya.
STOP NONTON TV di Bulan Ramadlan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar