Forum Silaturhami :

Rabu, 28 Desember 2011

~**~ Jodohku... aku rindu kamu... ~**~





Ya Allah ,,, Jagalah kekasihku di kala penjagaanku tak sampai padanya ... Sayangi dia kala sayangku tak mampu merengkuh dalam dekapannya ... Muliakanlah ia kala penghargaanku tak terangkum dalam kata yang sahaja ... Karena Engkau punya segala yang tak ku punya ... Dan karena ku ingin dia selalu menjadi kekasihku di dunia ... Dan mengharap bertemu dengannya di Syurga ... Amiiin .

Assalammu'alaikum...

Apa kabar jodohku ? Baik-baik saja kan ??? Berat rasanya kantung mataku tertutup . Bagaimana dengan kamu ? Apa kamu selalu terbangun disepertiga malam terakhir ? Dan apakah mulutmu terus menerus berdzikir dimalam itu ?

Jujur aku rindu kamu... jodohku...

Tapi saat ini belum saatnya untuk kita bertemu , bukannya aku tak mau , atau aku tak rindu . Tapi memang karena perjalanan kita masih panjang . Dan masih banyak kewajiban yg harus kita penuhi . Terkadang aku berfikir... apa nanti saat subuh tiba kau akan membangunkanku ??? Mengajakku bertafakur dan bersujud kepada-Nya ???

Berat hati ini menantimu , gelisah pula hati ini memikirkanmu . Apa kau selalu hiasi langkahmu dengan kebaikan-kebaikan ? Dan apakah nanti saat Dzuhur tiba... kau akan meninggalkan kesibukanmu sementara , untuk menghadap-Nya ?

Jodohku... sehatkah kamu ?

Kalau saja aku berada disampingmu saat ini , mungkin aku akan merawatmu dengan penuh kasih sayang...

Jodohku sabar dan tenanglah...

aku disini masih bersabar menantimu ,Hatimu tak sedang terluka kan ? tersenyumlah... karna aku yakin kebahagiaan akan selalu menyertai kita... Jikalau detik ini hatimu sedang terluka , ambil air wudlulah... dan mendekatlah kepada-Nya... Disini aku berdo'a semoga kau baik-baik saja...

Hmmm...

waktu ini memang terasa lama buatku... tapi aku yakin takkan lama lagi kau akan hadir menyapaku dan mengajakku untuk melakukan shalat fardhu...

Dan sering pula kau akan menyanyakan... " Sudah shalatkah kau sayang ?"

Jodohku... aku rindu...

Kapan kita bertemu ? Begitu banyak hal yang ingin aku ceritakan kepadamu . Begitu banyak pula harapanku untuk menantikan nasihat-nasihatmu . Hati ini kosong... dan hati ini tak sabar menanti kehadiranmu yang akan membalut dan menyembuhkan luka dihatiku...

Jodohku...

apa kau juga rindu padaku ? Bagaimana dengan Qur'an mu ? Sudahkah kau baca diantara maghrib dan isya' ? Apa yang kau pahami dari surah itu ? Ceritakanlah kepadaku... Aku siap mendengarkan... dan begitu juga dengan keluh kesahmu , aku siap berbagi...

Perubahan apa yang kau lakukan dari hari ke hari sayang ? semakin membaikah ? Tak kau sentuh kan hal-hal yang dilarang agama ?

Aku selalu berharap seperti itu... Jodohku....

disetiap langkahku dan seusai shalatku...

ku titipkan AL -Fatihah untukmu... agar kau selalu berada dijalan-Nya...

Sabar ya sayang , waktu-waktu ini bukanlah waktu yaneg lama...

Jangan sampai kita salah jalan... Salam rindu pula untuk orang tuamu , baik-baikah mereka ? Masihkah kau jaga mereka dengan kasih sayangmu ? Dan sudahkah kau bersyukur ???

Sayang...

nantilah aku , dengan berbagai kebaikan yang nantinya akan membawa Rahmat untuk kita , Jagalah dirimu dari hal-hal yang dilarang agama . Karena aku mencintaimu secara tulus...

Jodohku...

bersiaplah kau untuk mencintaiku secara tulus dan mau menerima segala kekuranganku... dan menasehati dikala aku salah... berusahalah ! Kita pasti akan sukses ! Bahagiakan orang tuamu... dengan menjaga sikapmu dan tuturkatamu..

Aku yakin kau adalah orang yang sabar, orang yang cakap untuk memimpin kelak .

Jangan pernah merasa sepi...

karena aku disini masih setia menantimu , dan disini aku masih setia menjaga kehormatanku .

Sayang...

kalau siang sudah berlalu... pejamkan matamu dengan buaian do'a , begitu juga ucap do'a dariku selalu menyertaimu...

Semoga ALLAH selalu menjadikan kita dijalan yang benar . Amin...

Jodohku...

Tak terasa pena ini telah banyak aku goreskan diatas kertas putih ini , yg memang benar ini adalah tanda kerinduanku kepadamu...

Ingatlah aku selalu ada untukmu...

Untuk itu jangan pernah kau merasa sendiri atau sepi...

Semoga kerinduanku ini akan terjawab , seiring berjalannya waktu...

Salam hormatku dan sayangku untukmu...

Wassalammu'alaikum


oleh Fara Dhyla Sofyan pada 21 Maret 2011 jam 9:20

http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150109461879277

Selasa, 28 Juni 2011

Belajar dari Penyusutan

jika anda adalah seorang pengusaha sukses, uang bukan suatu masalah, bahkan anda pun bingung bagaimana mengabiskan uang tersebut (ahahaha, alay dikit)

trus, ada seorang wanita yg cantiknya bak bidadari menawarkan diri menjadi istri anda pastinya dia melihat harta anda, tapi itu sesuatu yg wajar bukan dijaman ini, yg pasti dia berani menawarkan diri karena dia percaya diri bahwa dia CANTIK

anda menerima atau menolak? alasannya?

Menurut pendapat teman saya ;

kecantikan dia (wanita) akan menghilang, tapi uang saya tidak akan hilang tanpa ada alasan yang bagus. Faktanya, pendapatan
saya mungkin akan meningkat dari tahun ke tahun, tapi dia tidak akan bertambah cantik tahun demi tahun.
Karena itu, dari sudut pandang ekonomi, saya adalah aset yang akan meningkat, dan dia adalah aset yang akan menyusut. Bukan hanya penyusutan normal, tapi penyusutan eksponensial.

Jika hanya (kecantikan) itu aset dia, nilai dia akan sangat mengkhawatirkan 10 tahun mendatang. Dari aturan yg kita gunakan dlm akuntansi, setiap pertukaran memiliki posisi, menikah dengan dia juga merupakan posisi tukar.

Jika nilai tukar turun, kita akan menjualnya dan adalah ide buruk untuk menyimpan dalam jangka lama, seperti pernikahan
yang dia inginkan. mungkin terdengar kasar, tapi untuk membuat keputusan bijaksana, setiap aset dengan nilai depresiasi
besar akan dijual atau “disewakan”.

hahahahaha, posisi saya rugi dong! hahahahaha,

"dasar akuntan, gak mau rugi" (kata guru saya, dulu, saat saya menjawab pertanyaan beliau ini)

http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/186859_1678210827_4044155_q.jpg

wanita itu di nikahi karena 4 perkara.
karena kecantikannya, harta, keturunan dan agama....

http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/186135_100000129377041_2296762_q.jpg

klo kita memilih wanita karena agama dan akhlaknya, pasti beda lagi ceritanya, karena agama dan akhlak akan terus terasah dan terus menjadi lebih baik lagi, jadi gakan merugikan!

beda dg fisik yg akan menyusut!!!

akhlak dan agama yg baik gakan ada penyusutan

Wallahu a’lam….

Salam Ukhuwah…..^_^

Minggu, 12 Juni 2011

Ucapan Milad...

Ucapan Milad...
Bismillah….
Assalamualaiakum Wr. Wb.
Saudaraku, apa yang sebenarnya kita dapatkan dari sebuah perayaan usia???sekeping memori bahwa kita masih terlalu muda? atau sejumput rasa cemas bahwa kita semakin tua?Tapi, disini berlaku hukum relatifitas. Terkadang kita bisa merasa begitu tua sekali(ketika sedang ngemong adik yang masih balita, misalnya), dan terkadang kita juga bisa merasa masih begitu muda(ketika jalan bareng nenek ke pasar, misalnya). Semuanya bisa berubah dan berbeda, tergantung dari sudut mana kita memandangnya.

Entahlah....yang jelas, saya merasa hidup ini begitu cepat berlalu. Rasanya baru saja kemarin saya bermain-main, naik sepeda bersama teman-teman SD. Tiap hari nangis karena kalah berantem dengan Aa, rebutan remote tv, lalu berdua diceramahin orang tua karena ga pernah bisa akur. Saya sering tersenyum sendiri, mengenang masa kecil itu.

Rasanya juga baru saja kemarin, saya berhasil diterima di sekolah yang diidamkan, lalu melewati masa MOS yang begitu berkesan(padahal mah nangis terus). Dan tanpa terasa, tiba-tiba saya sudah di tingkat III, yang berarti harus bersiap untuk itu UN. Dan tanpa terasa juga, UN berlalu, lalu saya naik ke tingkat IV, mengikuti praktek kerja industri(6 bulan lho,tapi ko rasanya singkat banget!) lalu proses untuk Uji Kompetensi.

Sekarang, saya sudah diwisuda!!!(akhirnya.....bisa lulus juga dari sekolah ’stres’ini. Lega...) bahkan sudah kerja!!!Semuanya betul-betul singkat, setiap garis waktu terlewati tanpa terasa. Jangan-jangan, sebentar lagi malah saya sibuk persiapan buat walimahan!!!hi..hi...(amin. Dilarang ketawain!!)

Detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun......sampai 18 tahun, begitu singkat!(wah...ini nih, tanda kiamat sudah dekat!) bener kan???Duh, hidupku sudah 18 tahun lamanya. Tuakah saya???(kan relatif!) lalu, setelah setua ini, apa yang sudah saya lakukan???hal besar apa yang sudah saya persembahkan untuk umat??? Setelah usia saya hanya terpaut dua angka menuju kepala dua, apakah saya masih tak berguna???(hiks...)

Teringat sahabat Zaid Bin Tsabit yang pada usia 13 tahun datang menemui Rasulullah saw untuk ikut berjihad. Kemudian Usamah Bin Zaid, ketika berumur 17 tahun dipercayakan sebagai komando pasukan ketika berperang menghadapi adidaya Romawi(subhanallah...). imam Syafi’i, hafidz quran dan menjadi mujtahid dalm usianya yang masih sangat belia(bahkan kanak-kanak!) 7 tahun. Sedangkan Santi Rahmawati, apa yang sudah diperbuatnya pada usia 18 tahun???Wallahualam...

Nanti, pada perayaan milad yang ke 19, mudah-mudahan ga begini lagi!!!

Kalo Akh, gimana? 24 nih.

Mushab bin Umair, ketika usianya 24 tahun, diutus oleh rasul saw untuk menyebarluaskan islam ke madinah, karena madinah adalah salah satu tempat tujuan hijrah. Keren kan???Kemudian Muhammad Al-Fatih, yang diangkat sebagai khalifah ketika berusia 19 tahun, dan pada usianya yang ke 24 (selang 5 tahun kemudian) di bawah kepemimpinannya, Daulah Khilafah Islamiyah berhasil menalukan Romawi. Subhanallah....

Sudahlah, yang jelas, berapa pun usia kita, tak ada kata terlambat untuk berubah. Bahkan ada yang bilang, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali!!! Selama Allah saw masih berkenan memberikan kesempatan hidup untuk kita, sebenarnya kita masih punya kesempatan, untuk menorehkan tinta emas pada sejarah peradaban kita, dan mengabdikan diri untuk kemuliaaan umat Islam. Yes!!!Allahuakbar!!!

Sekedar mengingatkan, bertambah usia bukanlah prestasi, justru bertambah usia semakin mendekatkan diri kita dengan maut. Sehingga kita harus selalu ingat, seberapa siapkah diri kita untuk menghadapinya? Dan seberapa banyak bekal tabungan kita untuk diperhitungkan kelak di yaumul hisab? Cukupkah untuk mendapat sebuah tiket menuju surga???
Wallahualam.

Met milad. Barakallahu, moga makin istiqamah.

Doa buat saudaraku yang milad

Bissmillah...
Ya Allah, kutitipkan sebuah ’kado’ untuk saudaraku yang milad.
Ini memang bukanlah bingkisan yang berisi barang mahal, istimewa, atau barang lainnya.
’kado’ yang tak ada harganya, bila diperhitungkan dengan nominal uang.
Tapi ’kado’ sederhana, berupa kalimat doa yang benar-benar tulus, mudah-mudahan ini menjadi sebuah kebaikan untuknya.

Rabbana, berilah segala kebaikan dan yang terbaik dalam hidupnya.
Berikan kemudahan dalam setiap aktivitasnya,Karuniakan kesehatan, keselamatan, dan kebahagiaan.
erkenankan apa yang ia cita-citakan.
Tetapkan kesabaran bila menghadapi ujian, kelapangan dalam kesempitan, kemudahan dalam kesulitan, dan jalan keluar untuk setiap permasalahan.
Lindungilah ia, jauhkan hal-hal buruk darinya.
Bimbinglah ia selalu, agar senantiasa berada di jalan yang lurus, dan istiqamahkan dalam kebenaran.
Ridhailah ia, berkahi setiap langkahnya, dan jauhkan dari maksiat kepadaMu.
Ampuni dosa-dosanya, dan lindungi dari lupa bersyukur kepadaMu.
Sehingga pada bertambahnya usia, semoga makin bertambah pula derajat ketakwaanya.
Amin, Allahuma amin.

Ya Rabb, Tiada Tuhan Selain Engkau.
Yang Maha Mengetahui hajat hambaNya,Engkaulah sebaik-baik pelindung, dan sebaik-baik penolong.
Kabulkan doa ini.
Dan berikan kebaikan yang sama bagiku yang mendoakannya.
Amin.

Sumber : Searching @Google

Selasa, 31 Mei 2011

Batas Aurat Wanita

STOP NONTON TV & SINETRON SELAMA RAMADLAN

> Do'a yang tidak tertolak adalah ketika waktu engkau berbuka. berdasarkan hadits dari Abu Hurairah RA bahwasanya Nabi Muhammad SAW bersabda :Tiga orang yang tidak akan ditolak do'anya : orang yang puasa ketika berbuka, Imam yang adil dan do'anya orang yang didhalimi" (HR Tirmidzi (2528), Ibnu Majah (1752), Ibnu Hibban (2407)

> "Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut Nama) Allah dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang" (QS. Al-Ahzaab : 41-42).

> Sesiapa yang menghidupkan malam Ramadlan dengan penuh keimanan dan mengharapkan ganjaran dari Allah diampunkan dosa-dosanya yang lalu. (Al-Bukhari)

> Dan Allah memuji orang-orang yang beristighfar diwaktu sahur : (yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur. (QS. Ali Imron 17)

> Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. (QS Al-A'raaf: 205)

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa di bulan Ramadlan televisi (terutama di Indonesia) marak untuk menyuguhkan tayangan2 yang berkedok islami, mulai dari waktu sahur hingga selesai waktu shalat tarawih. acara2 yang hanya menyuguhkan hiburan belaka yang melalaikan dari mengingat Allah, padalah kita di perintahkan Allah untuk banyak mengingat Allah pada Bulan Ramadlan.

Mulai sahur kita disuguhi dengan hiburan, candaan dan gurauan yang tak jarang dengan menggunakan perkataan yang kotor dan hinaan, padahal di waktu sahur Allah membukakan pintu ampunan bagi orang2 yang memohon ampun, menangis menyesali semua perbuatan buruknya dan dosanya. tetapi acara TV di waktu sahur melalaikan dari mengingat Allah hingga tidak mendapati Allah dalam ampunanNya.

Dan Acara2 diwaktu dhuha, dimana Allah menjanjikan akan memenuhi kebutuhan kita dalam hari itu jika kita beribadah (shalat) diwaktu dhuha, tetapi TV malah menyajikan gosip, fitnah dan gunjingan.

"dan janganlah kamu mengintai-intai dan janganlah sebagian dari kamu mengumpat sebagian yang lain; apakah suka seseorang dari kamu memakan daging bangkai saudaranya? Tentu kamu akan merasa jijik kepadanya. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah itu Pengampun, Penyayang." (Qs. al-Hujurat 49:12)

Acara gosip juga disuguhkan pada waktu sore, padahal Allah memerintakan kita untuk banyak mengingat-Nya diwaktu pagi dan sore. lalu acara diwaktu berbuka, lagi2 disuguhkan dengan acara candaan dan gurauan dan atau acara sinetron murahan yang sama sekali tidak mendidik umat. sinetron yang berkedok islami, tetapi isinya mengajarkan untuk memfitnah, suuzhon pada sesama muslim, menghardik anak, berselingkuh dan perbuatan maksiat remaja lainnya. padahal do'a orang2 ketika berbuka, akan dijawab dan dikabulkan oleh Allah. tetapi kita dilalaikan dengan gurauan dan sinetron murahan.

di malam harinya TV masih lagi menyajikan sinetron murahannya dan film-film yang tidak mendidik. padahal kita diperintahkan untuk mengidupkan malam2 Ramadlan.

Dari keterangan diatas, diketahui sisi negatif tayangan TV saat Ramadlan dan keutamaan - keutamaan di bulan Ramadlan yang penuh berkah ini. maka mari kita isi Ramadlan ini dengan dengan menyibukan diri untuk beribadah dan mengabdi mengharap rahmat, berkah dan ampunan dari Allah. dan mari kita tinggalkan perbuatan yang sia-sia dibulan Ramadlan ini, yaitu salah satunya meninggalkan menonton televisi.

Saudaraku, mari kita tinggalkan TV, lalu kita sibukan diri untuk mengabdi pada Allah SWT dan mengharap Rahmat, Ampunan dan Ridho-Nya.

STOP NONTON TV di Bulan Ramadlan

Curhatnya laki-laki

Kamu tau kenapa saya suka wanita itu pakai jilbab? Jawabannya sederhana, karena mata saya susah diajak kompromi. Bisa dibayangkan bagaimana saya harus mengontrol mata saya ini mulai dari keluar pintu rumah sampai kembali masuk rumah lagi.

Dan kamu tau? Di luar sana, kemana arah mata memandang selalu saja membuat mata saya terbelalak. Hanya dua arah yang bisa membuat saya tenang, mendongak ke atas langit atau menunduk ke tanah. Melihat kedepan ada perempuan berlenggok dengan seutas "Tank Top", noleh ke kiri pemandangan "Pinggul/udel terbuka", menghindar kekanan ada sajian "Celana ketat plus You Can See", balik ke belakang dihadang oleh "Dada indah/montok menantang!"

Astaghfirullah... kemana lagi mata ini harus memandang? Kalau saya berbicara nafsu, ow jelas sekali saya suka. Kurang merangsang itu mah! Tapi sayang, saya tak ingin hidup ini dibaluti oleh nafsu. Saya juga butuh hidup dengan pemandangan yang membuat saya tenang. Saya ingin melihat wanita bukan sebagai objek pemuas mata. Tapi mereka adalah sosok yang anggun mempesona, kalau dipandang bikin sejuk di mata. Bukan paras yang membikin mata panas, membuat iman lepas ditarik oleh pikiran "ngeres" dan hatipun menjadi keras.

Andai wanita itu mengerti apa yang sedang dipikirkan oleh laki-laki ketika melihat mereka berpakaian seksi, saya yakin mereka tak mau tampil seperti itu lagi. Kecuali bagi mereka yang memang punya niat untuk menarik lelaki untuk menikmati "aset berharga" yang mereka
punya.

Istilah seksi kalau boleh saya definisikan berdasar kata dasarnya adalah penuh daya tarik seks. Kalau ada wanita yang dibilang seksi oleh para lelaki, janganlah berbangga hati dulu. Sebagai seorang manusia yang punya fitrah dihormati dan dihargai semestinya anda malu, karena penampilan seksi itu sudah membuat mata lelaki menelanjangi anda, membayangkan anda adalah objek syahwat dalam alam pikirannya.
Berharap anda melakukan lebih seksi, lebih... dan lebih lagi. Dan anda tau apa kesimpulan yang ada dalam benak sang lelaki? Yaitunya: anda bisa diajak untuk begini dan begitu alias gampangan!

Mau tidak mau, sengaja ataupun tidak anda sudah membuat diri anda tidak dihargai dan dihormati oleh penampilan anda sendiri yang anda sajikan pada mata lelaki. Jika sesuatu yang buruk terjadi pada diri anda, apa itu dengan kata-kata yang nyeleneh, pelecehan seksual atau mungkin sampai pada perkosaan.

Siapa yang semestinya disalahkan? Saya yakin anda menjawabnya "lelaki" bukan? Oh betapa tersiksanya menjadi seorang lelaki normal di jaman sekarang ini. Kalau boleh saya ibaratkan, tak ada pembeli kalau tidak ada yang jual. Simpel saja, orang pasti akan beli kalau ada yang nawarin. Apalagi barang bagus itu gratis, wah pasti semua orang akan berebut untuk menerima. Nah apa bedanya dengan anda menawarkan penampilan seksi anda pada khalayak ramai, saya yakin siapa yang melihat ingin mencicipinya.

Begitulah seharian tadi saya harus menahan penyiksaan pada mata ini. Bukan pada hari ini saja, rata-rata setiap harinya. Saya ingin protes, tapi mau protes ke mana? Apakah saya harus menikmatinya...? tapi saya sungguh takut dengan Zat yang memberi mata ini. Bagaimana nanti saya mempertanggungjawabkan nanti? sungguh dilema yang berkepanjangan dalam hidup saya. Allah Ta'ala telah berfirman: "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya", yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka.


Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.
Katakanlah kepada wanita beriman
Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara
kemaluannya." (QS. An-Nuur : 30-31).


Jadi tak salah bukan kalau saya sering berdiam di ruangan kecil ini, duduk di depan komputer menyerap sekian juta elektron yang terpancar dari monitor, saya hanya ingin menahan pandangan mata ini. Biarlah mata saya ini rusak oleh radiasi monitor, daripada saya tak bisa pertanggungjawabkan nantinya di Akhirat.

Jadi tak salah juga bukan? kalau saya paling malas diajak ke mall, jjs, kafe, dan semacam tempat yang selalu menyajikan keseksian. Saya yakin, banyak laki-laki yang punya dilema seperti saya ini. Mungkin ada yang menikmati, tetapi sebagian besar ada yang takut dan bingung harus berbuat apa.

Bagi anda para wanita apakah akan selalu bahkan semakin menyiksa kami sampai kami tak mampu lagi memikirkan mana yang baik dan mana yang buruk. Kemudian terpaksa mengambil kesimpulan menikmati pemadangan yang anda tayangkan?

So, saudaraku muslimah berjilbablah ... karena itu sungguh nyaman, tentram, anggun, cantik, mempesona dan tentunya sejuk dimata lelaki.

--------------------------------------
Sebelumnya Af1, bagi yang tidak berkenan...
Smoga kita diberi perlindungan dan bimbingan dari Allah swt.

Minggu, 16 Agustus 2009

Mel Gibson dan Konspirasi Jaringan Yahudi Hollywood


Di manapun di dunia, kaum Yahudi dengan sekuat tenaga berupaya untuk menjadi yang terbaik, terkuat, dan ter-ter lainnya, tak perduli apakah cara yang ditempuh untuk itu dengan mempergunakan cara-cara bersih atau pun kotor. Slogan “Tujuan Menghalalkan Segala Cara” sebenarnya pun berasal dari kelakuan kaum yang dikutuk Allah SWT ini.

Sudah banyak tokoh dunia, dari berbagai kalangan, yang menjadi korban permainan kotor Yahudi ini. Dan di manapun berada, Yahudi selalu memanfaatkan orang-orang yang menunjukkan persahabatannya dengan mereka, dan sebaliknya, memusuhi—bahkan jika perlu membunuh—orang-orang yang menunjukkan sikap permusuhannya dengan mereka.

Di Hollywood, permainan orang-orang Yahudi bisa dijadikan contoh yang baik, tentu saja tidak senyata dan segamblang dengan apa yang terjadi di Palestina, di mana mereka mendukung Presiden Palestina Mahmud Abbas yang rela dijadikan kacung Zionis-Yahudi dan memusuhi Perdana Menteri Ismail Haniyah yang berasal dari HAMAS. Di Indonesia mereka mendukung Jaringan Islam Liberal (JIL) dan memusuhi harakah-harakah Islam yang kuat memegang Al-Qu’ran dan Sunnah serta anti terhadap Zionis-Yahudi.

Di bisnis industri hiburan dunia sekelas Hollywood ini, jaringan Yahudi membuat peta terhadap kawan dan lawannya. Barisan pertama, para selebritis yang berkawan dengan Yahudi antara lain adalah Madonna (ikon Kabbalah seleb dunia), Arnold Schwarzeneger, Lindsay Lohan, Keira Knightley, Britney Spears, Victoria dan David Beckham, dan sebagainya.

Dalam sebuah studi di tahun 1994, yang berjudul, Sacred Chain: A History of The Jews, Norman F. Cantor, salah seorang Profesor dari New York University mengemukakan hampir semua produksi dan distribusi film-film Hollywood secara penuh dipegang para imigran Yahudi. Dan masih mendominasi secara penuh, —terutama— para di top level kebijakan. Karena tidak heran bila semua film produksi Hollywood senantiasa dengan sengaja menyudutkan Islam dan dunia Arab, dan orang-orang yang anti Yahudi lainnya.

Perusahaan-perusahaan film besar dan ternama di Hollywood seperti Fox Company milik William Fox, Golden Company milik Samuel Golden, Metro Company milik Lewis Mayer, Warner Bross Company milik Harny Warner, dan Paramount Company milik Hod Dixon, seluruhnya didirikan demi kemashlahatan kepentingan Zionis-Yahudi. Bahkan banyak yang yakin, lebih dari 90% dari seluruh pekerja film di Hollywood terdiri dari orang Yahudi yang menduduki jabatan produser, editor, artis, dan kru lainnya.

Selain Mel Gibson, Raja Pop Dunia Michael Jackson pun pernah tersandung masalah dengan komunitas Yahudi ini. Dalam sebuah rekaman telepon di tahun 2003, yang disiarkan oleh jaringan televisi Amerika Serikat, Jacko diketahui telah mengatakan bahwa orang-orang Yahudi yang berada di komunitas industri musik AS telah berkonspirasi untuk menjatuhkan karirnya.

Dalam rekaman telpon pribadi yang direkam oleh mantan penasehatnya, Dieter Wiesner, Jacko berkata, “Mereka (kaum Yahudi) telah 'menghisap' para bintang, seperti lintah. Mereka memulai dengan seorang yang sangat terkenal di dunia, mengumpulkan uang darinya, membangun rumah yang besar, membeli mobil dan semua kekayaan materi dan kemudian meninggalkannya dalam keadaan miskin. Itu adalah konspirasi. Kaum Yahudi melakukannya dengan maksud tertentu. ”

Dalam Eramuslim digest edisi Oktober 2007 bertema”Hollywood Undercover", jaringan Yahudi Hollywood akan dikupas secara lebih detil dan mendalam, termasuk kisah Mel Gibson, Madonna, Michael Jackson, dan sebagainya.

Sumber : http://www.eramuslim.com/berita/laporan-khusus/mel-gibson-dan-konspirasi-jaringan-yahudi-hollywood-tamat.htm